Jumat, 10 Juni 2016

Sahabatku Cintaku

Namaku Ranti aku lahir di keluarga yang bisa dibilang tidak bahagia, karena aku lahir di keluarga yang “Broken Home”. Ya… Kedua orangtuaku telah berpisah sejak aku kecil, dulu aku selalu merasa bahwa tuhan itu tidak adil padaku. Bagaimana tidak sejak kecil saja tuhan sudah tidak berikan aku kebahagiaan. Tapi ternyata aku salah tuhan beri aku kebahagian lewat sosok seorang sahabat, dia bernama yusuf aku sudah mengenalnaya sejak kecil dan kami sudah sangat dekat seperti saudara.
Beranjak dewasa seperti anak gadis lainnya aku mulai mengenal yang namanaya “CINTA”, dulu aku berpikir bahwa yang namanya cinta itu hanya akan hadir di antara dua orang yang tak pernah saling mengenal, namun ternyata pemikiranku itu salah besar. Dulu aku tak pernah membayangkan jika suatu saat aku akan jatuh cinta pada orang yang sudah sangat dekat denganku, apalagi dia adalah sahabatku sendiri. Namun memeng benar kata orang bahwa cinta tak memandang status dan tempat, kata kata itu terjadi dalam kehidupanku sendiri aku merasakan jatuh cinta pertama kali dengan orang yang sudah bersahabat denganku.
Ya… Aku mencinyai yusuf dia cinta pertamaku cobaan berat bagi persahabatan kami saat aku mulai mencintai dia tanpa dia tau bahwa hatiku mencintainya. Namun memang sangat sulit menutupi rasa selama bertahun tahun setelah yusuf pergi bersama kedua orangtuanya untuk pindah ke Sukabumi, meski aku kehilangan kontak dia namun hatiku tetap tak bisa melupakan kenangan bersama yusuf sahabat sekaligus cinta pertamaku.
Tapi banyak pertanyaan yang muncul di benakku karena aku jatuh cinta pada sahabatku setelah sekian lama tak bertemu yusuf akhirnya sang waktu mempertemukan kami lagi. Sekarang aku dan yusuf bisa beremu lagi setelah sekian lama kami berpisah akhirnya kami bisa bertemu dan berhubungan lagi dan saat bertemu dengan yusuf lagi aku bisa mengutarakan perasaanku padanya dan tak ku sangka ternyata dia juga mencintaiku, namun karena yusuf telah bersama orang lain akhirnya kami harus tetap berada di posisi persahabatan dengan rasa cinta.
Padahal aku baru saja mengetahui isi hati yusuf yang sebenarnya tak ku sangka ternyata yusuf juga memiiki rasa yang sama di dalam hatinya seperti apa yang ku rasakan di dalam hatiku, ternyata perasaan ku selama ini terbalaskan ternyata selama ini yusuf juga mencintaiku. Meski aku tak tau sejak kapan dia merasakan rasa itu namun ketika aku mendengar dia berkata bahwa selama ini dia memendam rasa cinta kepadaku aku sangat bahagia.
Dan seperti anak gadis pada umumnya yang baru saja merasakan manisnya cinta yang terbalaskan aku merasa bahagia sangat bahagia, meskipun aku tau hingga saat ini yusuf masih bersa dengan kekasih hatinya di sana meskipun aku merasa sakit ketika mendengar dan menerima kenyataan ini namun aku masih tetap bertahan di sini di situasi yang membuat persahabatan dan cinta yang ku rasakan dan ku jalani saat ini bersama yusuf menjadi rumit.
Karena aku tau jika aku sejak kecil bersamanya sebagai seorang sahabat dan dia yang selalu ada untukku di setiap saat sebagai seorang sahabat membuat kami merasa takut jika saling menyakiti perasaan satu sama lainnya, sama seperti yusuf yang takut mencintai aku dan menyayangi aku lebih dari seorang sahabat karena dia takut melukai hatiku dan menghancurkan perasaanku aku pun demikian aku juga mersa takut jika mencintai dan menyayanginya lebih dari seorang sahabat karena takut menyakiti dan melukai hatinya dan menghancurkan perasaannya dan semua itu karena satu alasan yang sama kami sama sama takut menghancurkan persahabatan kami selama ini. Aku dan yusuf berjanji jika kami akan selalu menyayangi mencintai melindung dan memilik satu sama lain dalam doa dan cinta yang tulus.
Cerpen Karangan: Sarah Aulia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar