MAKALAH
PT. LINTASARTA
(PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA)
DOSEN
Rosny Gonidjaya, SKOM, MMSI
DISUSUN OLEH :
Fikri Akbar (52415667)
Nur Irfan
Eka Fadhilah (55415187)
Setyo
Bayu Aji (56415497)
UNIVERSITAS
GUNADARMA
FAKULTAS TEKNOLOGI
INDUSTRI
TEKNIK
INFORMATIKA 2017/2018
Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadiran Tuhan
Yang Maha Esa, atas segala rahmat dan karunia-Nya kepada kami, sehingga kami
dapat menyelesaikan pembuatan makalah pengantar bisnis informatika dengan baik
tanpa ada halangan yang berarti.
Kami menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini
dapat diselesaikan dengan maksimal berkat bimbingan dosen serta kerjasama dan
bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu kami sampaikan banyak terima kasih
kepada segenap pihak yang telah berkontribusi secara maksimal dalam
penyelesaian makalah ini.
Diluar itu, kami menyadari bahwa masih banyak
kekurangan dalam penulisan makalah ini, baik dari segi tata bahasa, susunan
kalimat maupun isi. Namun demikian, kami telah berupaya dengan sebaik-baiknya
dari segala kemampuan yang dimiliki sehingga dapat meghasilkan sebuah karya
yang baik. Oleh sebab itu, dengan segala kerendahan hati kami menerima segala
kritik dan saran yang membangun dari pembaca.
Depok, 2
November 2018
PENDAHULUAN
1.1 Pendahuluan
Didirikan pada tahun 1988,
Lintasarta merupakan salah satu penyedia jasa teknologi Informasi dan
komunikasi yang paling komprehensif dan terdepan di Indonesia, yang
menghubungkan bisnis di seluruh pelosok Nusantara, yang menyediakan komunikasi
data, layanan informasi bisnis dan internet bahkan ke daerah-daerah terpencil.
Lintasarta memiliki keahlian dan
pengalaman yang membuatnya mampu menangani sebagian atau seluruh kegiatan
informasi dan komunikasi pengguna jasa secara bertanggung jawab, memungkinkan
mereka untuk berkonsentrasi pada bisnis inti.
Lintasarta dapat menyediakan
aplikasi atau elemen pendukung lainnya sebagai bagian dari solusi, atau bekerja
sama dengan mitra yang dipilih berdasarkan keahlian dan relevansi untuk
menyediakan solusi turnkey sesuai dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.
Lintasarta memiliki kemampuan
beradaptasi, fleksibilitas, kecekatan dan dapat menjaga kepercayaan para
pengguna jasanya. Bebas dari birokrasi dan mentalitas silo (terkotak-kotak),
Lintasarta dapat bereaksi cepat, bekerja secara efisien dan mencapai hasil yang
optimal dalam waktu singkat.
Kini Lintasarta melayani lebih
dari 1.700 mitra perusahaan, menghubungkan lebih dari 19.000 jaringan,
memanfaatkan infrastruktur canggih berbasis Platform Next Generation Network
(NGN), dengan local support di lebih dari 44 kota yang tersebar di berbagai
propinsi di Indonesia.
1.
Bagaimana regulasi dan prosedur perusahaan?
2.
Bagaimana dengan SDM dan organisasi yang terdapat
didalam perusahaan?
3.
Bagaimana dengan aspek pemasaran yang ditawarkan
oleh perusahaan?
4.
Bagaimana dengan aspek keuangan perusahaan?
1.
Untuk mengetahui regulasi dan prosedur perusahaan tersebut.
2.
Untuk mengetahui SDM dan Organisasi dalam
perusahaan tersebut.
3.
Untuk mengetahui aspek-aspek
pemasaran sebuah produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan.
4.
Untuk mengetahui aspek-aspek keuangan dari
perusahaan tersebut.
PEMBAHASAN
PT Aplikanusa
Lintasarta Sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi dan penyedia layanan
pusat data terbesar di Indonesia, PT Aplikanusa Lintasarta akan membangun pusat data guna menunjang transformasi
perusahaan dalam memberikan layanan kepada pelanggan.
Pembangunan itu
dipastikan bakal selesai pada tahun ini dengan menyandang sertifikasi pusat
data kelas Tier III yang telah dakui oleh lembaga pemeringkat standar
infrastruktur telekomunikasi pusat data global The Uptime Institute, Tier
menandakan kualitas pusat data. Semakin tinggi tier, pusat data itu semakin
berkelas. Syamsul Darmaji, Data Center Specialist PT Aplikanusa Lintsarta, menyebutkan pembangunan itu dilakukan guna menambah kapasitas server pelanggan
untuk menunjang bisnis mereka. Lintasarta berencana membangun pusat data di TB
Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, dan power system di Jatiluhur,
Purwakarta Jawa Barat. Untuk lokasi DRC ini power system disuplai dari PLN dan
jasatirta2. Pusat data yang akan dibangun di dua lokasi berbeda ini akan
mengacu pada kelas Tier III mulai dari desain, power system, cooling system,
dan security.
Bangunan pusat data
yang akan dibangun di Jatiluhur memiliki total tanah 6.000 meter persegi yang
terdiri dari server room seluas 1.200 meter persegi dan working room 3.000
meter persegi. Syamsul menjelaskan Lintasarta dan Indosat Group membangun data
center dan DRC di tiga lokasi yakni di Jakarta Central Business Distrit (CBD)
di Indosat Medan Merdeka Barat, New CBD di Lintasarta TB Simatupang, DRC2
Lintasarta di Bandung. Dalam waktu yang tidak lama lagi, data center tersebut
akan memiliki sertifikasi Tier III yang dikeluarkan oleh The Uptime Institute
sesuai klasifikasi service level agreement (SLA). “Sertifikat tersebut sebagai
bentuk kompetensi dibidang pusat data yang juga diacu oleh pelanggan pada saat
mereka mencari penyedia layanan pusat data,” ujarnya. Pusat data yang dimiliki
Lintasarta menawarkan tingkat ketersediaan (availability) Tier
III
dengan SLA sebesar
99,982% dengan tingkatan ketersediaan SLA yang semakin tinggi memungkinkan
risiko downtime perangkat server pelanggan sangat kecil. Apalagi Lintasarta
memiliki backup (DRC) untuk memastikan operasi pelanggan tetap berjalan, bahkan
saat menghadapi tantangan yang tidak terduga sekalipun. Tentunya, pemilihan
Tier III juga berdasarkan kebijakan manajemen untuk memenuhi tuntutan pasar
industri yang membutuhkan sarana ketersediaan layanan pusat data dengan waktu
uptime yang tinggi sesuai dengan SLA yang dijanjikan dan jaminan keamanan
dengan standar yang tinggi pula. Lintasarta dan indosat Group berhasil
memperolah penghargaan secara berturut-turut sebagai Data Center Service
Provider of the Year 2012 dan 2013 serta infrastructure as a service Provider
of the Year 2014 sebagai wujud kompetensi perusahaan dalam menjalankan bisnis
layanan telekmunikasi dan data center.
Menjadi pemimpin
dalam solusi informasi dan komunikasi bisnis di Indonesia.
Misi
Membuat bisnis pelanggan lebih mudah dan bernilai tambah
melalui solusi teknologi informasi dan komunikasi yang inovatif.
1.
PT Artajasa Pembayaran Ekonomis
2.
PT Lintas Media Danawa
➢
Nama Perusahaan
➢
Alamat Perusahaan
Kav.3
➢
Bidang Usaha
: PT. Aplikanusa
Lintasarta
: Menara Thamrin 12th Floor Jl. M.H. Thamrin
Jakarta 10250
: Penyedia layanan
Teknologi Informasi dan
➢
Nomor Telepon
: 021 2302347
➢
Email
: info@lintasarta.co.id
Struktur Organisasi yang digunakan dalam perusahaan PT.
Aplikanusa Lintasarta seperti gambar dibawah ini:
Petugas 1 : Pengawas Absensi
•
Mengawasi pegawai dan memasukan kartu hadir ke
mesin absensi
•
Membuat Rekapitulasi waktu hadir
•
Menyerahkan rekapitulasi ke pembuat daftar gaji
Petugas 2 : Pembuat Daftar Gaji
•
Membuat daftar gaji berdasarkan
data dari personalia, gaji untuk pegawai tetap dan paruh waktu dibedakan
•
Daftar gaji, dilampiri
rekapitulasi waktu hadir diberikan ke bagian utang voucher
Petugas 3 : Bagian Utang Voucher
•
Melakukan verifikasi perhitungan daftar gaji lalu
membuat voucher gaji
•
Mencatat voucher dalam bentuk voucher register
•
Menyerahkan voucher dan rekap waktu hadir kepada
pembayar gaji
Petugas 4 : Pembayar Gaji
·
Berdasarkan data
voucher, pembayar gaji meminta cek kepada bagian keuangan (biasanya kepala)
•
Menguangkan cek
•
Menyiapkan amplo Gaji
•
Membayar gaji pegawai, pegawai
menandatangani daftar gaji
•
Memberi cap “LUNAS” pada voucher
•
Mengirim daftar
gaji yang sudah ditanda tangani pegawai, dilampiri voucher dan rekap waktu
hadir ke pemegang buku jurnal, buku besar dan kartu biaya.
Petugas 5 : Pemegang Jurnal, Buku Besar, dan Kartu Biaya
Berdasarkan data daftar gaji yang diterima dari pembayar
gaji petugas pada bagian ini mencatat ke daftar cek
Atas dasar voucher register dan cek, membukukan ke buku
besar, dan kartu biaya yang bersangkutan melakukan Arsip pada semua dokumen.
•
Lintasarta Internet
Infrastruktur
Lintasarta yang andal memungkinkan Lintasarta Internet Services untuk melayani
konektivitas yang aman dan lancar ke semua tujuan di Indonesia. Menggunakan
akses satelit, kabel atau nirkabel, layanan internet Lintasarta dijamin untuk
konektivitas yang cepat dan stabil dalam 24 jam non-stop.
•
Layanan Lintasarta Cloud
Semakin banyak bisnis
perusahaan berkembang, semakin kompleks infrastruktur TI yang dibutuhkan
akhirnya menjadi. Layanan Lintasarta Cloud menawarkan solusi untuk hosting web
/ aplikasi sehingga pusat data Anda dapat dikonsolidasikan dengan aman, mudah,
dan terjangkau tanpa harus membangun infrastruktur TI Anda sendiri. Pelajari
lebih lanjut tentang solusi yang ditawarkan oleh Lintasarta Cloud Services.
•
Pusat Data Lintasarta
Ketika
bisnis perusahaan berkembang, ia membutuhkan fasilitas penyimpanan data yang
lebih besar dan lebih dapat diandalkan. Data Center Lintasarta merupakan solusi
utama untuk mengatasi kebutuhan penyimpanan data yang aman dan andal. Pelajari
lebih lanjut tentang Pusat Data Lintasarta.
Dengan
TI dan tuntutan bisnis yang bertumbuh setiap hari, Infrastruktur TI tradisional
memberi jalan menuju cloud dan beragam lingkungan perusahaan yang dapat lebih
mudah memenuhi kebutuhan akan skalabilitas yang lebih besar, ketersediaan
berkelanjutan dan respons waktu nyata. Tetapi mengelola TI yang heterogen
sendiri dapat menjadi tantangan.
•
Layanan Lintasarta Managed
Karena
kebutuhan TI menjadi lebih kompleks, perusahaan Anda sebenarnya memiliki
pilihan untuk tidak membuat investasi lain yang mengarah ke peningkatan belanja
modal. Di Lintasarta, kami memiliki Layanan Terkelola sebagai solusi untuk
berbagai kebutuhan TI. Lintasarta Managed Services bukan hanya solusi untuk
manajemen TI yang mudah tetapi juga untuk meningkatkan kinerja bisnis Anda
dengan cara yang efisien dengan skema outsourcing kami.
•
Lintasarta Smart City
Solusi
Smart City Lintasarta menawarkan solusi end-to-end dalam beberapa tahap, dari
perencanaan, implementasi, hingga sosialisasi.
Komposisi klien :
68 % dari bidang
Bisnis.
22 % dari bidang
pendidikan tinggi.
Keberhasilan bisnis
salah satunya ditentukan oleh kemampuan memahami pesaing. Output dari kemampuan
tersebut, menopang manajemen dalam memutuskan dimana akan bersaing dan
bagaimana posisi diantara pesaing. Demikian karena, analisis dilakukan dengan
cara identifikasi industri dan karakteristiknya, identifikasi bisnis di dalam
industri, kemudian masing-masing bisnis pun dievaluasi, prediksi aktifitas
pesaing termasuk identifikasi pesaing baru yang mungkin menerobos pasar maupun
segmen pasar.
Analisa persaingan
merupakan sebuah usaha untuk mengidentifikasi ancaman, kesempatan, atau
permasalahan strategis (strategy question) yang terjadi sebagai akibat dari
perubahan persaingan potensial, serta kekuatan dan kelemahan pesaing. Analisis
persaingan bersifat dinamis. Pesaing dideskripsikan dan dianalisis, pesaing di
evaluasi, serta kemudian tindakan pesaing pun diprediksi secara tepat. Yang
dimaksud pesaing termasuk didalamnya pesaing baru yang berpeluang mengacungkan
jari telunjuk sebagai tanda kehadiran. Analisis persaingan merupakan aktifitas
yang terus menerus dan memerlukan koordinasi informasi. Bisnis dan unit bisnis
menganalisis pesaing dapat dengan cara menggunakan sistem intelejen pesaing.
2.5 Aspek Keuangan
PT. Aplikasinusa
Lintasarta pada komponen biaya produksi / jasa meliputi:
•
Bahan-bahan pembantu atau penolong
•
Upah tenaga kerja dari tenaga kerja
kuli hingga direktur.
•
Penyusutan peralatan produksi
•
Uang modal, sewa
•
Biaya penunjang
seperti biaya angkut, biaya administrasi, pemeliharaan, biaya listrik, biaya
keamanan dan asuransi
•
Biaya pemasaran seperti biaya iklan
•
Pajak
2.5.2 Estimasi Biaya
dan Satuan biaya
2.5.3 Penyusuan
Anggaran dan Investassi perusahaan
2.5.4 Penyusunan Cash
Flow Perusahaan
2.6 Time Value of Money dan Tingkat Suku
Bunga
1. Time Value Of Money
Time value of money atau dalam bahasa Indonesia disebut nilai waktu uang
adalah merupakan suatu konsep yang menyatakan bahwa nilai uang sekarang akan
lebih berharga dari pada nilai uang masa yang akan datang atau suatu konsep
yang mengacu pada perbedaan nilai uang yang disebabkan karena perbedaaan waktu.
Dalam memperhitungkan, baik nilai sekarang maupun nilai yang akan datang maka
kita harus mengikutkan panjangnya waktu dan tingkat pengembalian maka konsep
time value of money sangat penting dalam masalah keuangan baik untuk
perusahaan, lembaga maupun individu. Dalam perhitungan uang, nilai Rp. 1.000
yang diterima saat ini akan lebih bernilai atau lebih tinggi dibandingkan
dengan Rp. 1.000 yang akan diterima dimasa akan datang.
Hal tersebut sangat mendasar karena nilai uang akan berubah menurut
waktu yang disebabkan banyak factor yang mempengaruhinya seperti.adanya
inflasi, perubahan suku bunga, kebijakan pemerintah dalam hal pajak, suasana
politik, dll.
2. Tingkat Suku Bunga
Suku bunga adalah harga dari penggunaan uang atau bias juga dipandang
sebagai sewa atas penggunaan uang untuk jangka waktu tertentu. Atau harga dari
meminjam uang untuk menggunakan daya belinya dan biasanya dinyatakan dalam
persen (%).
Bunga bank dapat diartikan sebagai balas jasa yang diberikan oleh bank
yang berdasarkan prinsip Konvensional kepada nasabah yang membeli atau menjual
produknya. Bunga juga dapat diartikan sebagai harga yang harus dibayar kepada
nasabah (yang memiliki simpanan) dengan yang harus dibayar oleh nasabah kepada
bank (nasabah yang memperoleh pinjaman). (Kasmir, 2002: 121) Dalam kegiatan
perbankan sehari-hari ada dua macam bunga yang diberikan kepada nasabahnya,
yaitu:
1.
Bunga Simpanan yaitu bunga yang
diberikan sebagai ransangan atau balas jasa bagi nasabah yang menyimpan uangnya
di bank. Bunga simpanan merupakan harga yang harus dibayar bank kepada
nasabahnya. Contoh: jasa.
2.
Bunga Pinjaman yaitu bunga yang
diberikan kepada para peminjam atau harga yang harus dibayar oleh nasabah
pinjaman kepada bank. Contoh: bunga kredit.
3. Teori Paritas
Tingkat Bunga
Teori paritas
tingkat bunga adalah salah satu teori mengenai tingkat suku bunga
dalam sistem devisa
bebas (yaitu apabila penduduk masing-masing negara bebas
memperjualbelikan
devisa). Teori ini pada intinya menyatakan bahwa dalam
sistem devisa
bebas, tingkat bunga di negara satu akan cenderung sama dengan
tingkat bunga di
negara lain, setelah diperhitungkan perkiraan mengenai laju
depresiasi mata
uang negara yang satu terhadap negara yang lain. Secara
matematis
dituliskan sebagai berikut:
Rn = Rf + E*
Dimana:
Rn = Tingkat bunga
(nominal) di dalam negeri
Rf = Tingkat bunga
(nominal) di luar negeri
E* = Laju depresiasi mata uang dalam negeri terhadap mata
uang asing yang diperkirakan akan terjadi.
Jadi, apabila tingkat bunga di Amerika Serikat untuk
pinjaman jangka 6 bulan adalah 10% per tahun, dan selama 6 bulan mendatang kurs
Dollar Amerika Serikat terhadap Rupiah diperkirakan meningkat dengan 4% (atau
8% apabila dinyatakan pertahun), maka tingkat bunga untuk pinjaman jangka 6
bulan di Indonesia akan cenderung sama dengan 10%+8%=18% per tahun.
1. IRR (Internal
Rate of Return)
Merupakan tingkat pengembalian
internal yaitu kemampuan suatu proyek menghasilkan return (satuannya %). IRR
ini merupakan tingkat discount rate yang membuat NPV proyek = 0.
Tujuan perhitungan IRR adalah untuk
mengetahui persentase keuntungan dari suatu proyek tiap-tiap tahun. Selain itu,
IRR juga merupakan alat ukur kemampuan proyek dalam mengembalikan bunga
pinjaman. Pada dasarnya IRR menunjukkan tingkat bunga yang menghasilkan NPV
sama dengan Nol. Dengan demikian untuk mencari IRR kita harus menaikkan
discount factor (DF) sehingga tercapai nilai NPV sama dengan nol.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas,
maka langkah-langkah perhitungan IRR adalah sebagai berikut :
1.
Terlebih dahulu disiapkan tabel cash
flow dari proyek atau gagasan usaha.
2.
Memilih discount factor tertentu
untuk mencapai NPV = 0
3.
Pada discount factor pemilihan
pertama dihitung besarnya NPV
4.
Jika NPV yang
diperoleh masih positif, sedangkan yang diharapkan NPV = maka kita pilih
discount factor yang ke dua dengan harapan akan memperoleh NPV = 0
5.
Misalnya dengan DF
pada pemilihan yang ke dua dan seterusnya sampai memperoleh NPV yang negatif (
NPV < 0 )
6.
Karena NPV yang
kita peroleh positif dan negatif, maka kita harus membuat interpolasi antara DF
di mana NPV positif dengan DF di mana NPV sama dengan negatif agar tercapai NPV
= 0.
7.
Untuk mendapatkan nilai IRR digunakan
rumus interpolasi.
Perhitungan IRR dgn cara interpolasi
Jika diperoleh NPV +, maka carilah NPV – dgn cara meningkatkan
discount
faktornya
Keterangan :
i1 = Discount Factor (tingkat bunga) pertama di mana diperoleh
NPV positif.
i2 = Discount Factor (tingkat bunga) pertama di mana diperoleh
NPV negatif.
Indikator IRR :
Jika IRR > tk,
discount rate yg berlaku maka proyek layak (go) utk dilaksanakan
Jika IRR < Tk.
Discount rate yg berlaku, maka proyek tdk layak (not go) utk dilaksanakan.
8.
Hasil perhitungan
IRR tersebut kemudian dibandingkan dengan tingkat bunga bank yang berlaku, jika IRR hasil perhitungan > bunga bank
yang berlaku maka proyek atau
gagasan usaha tersebut layak untuk diusahakan.
2. Payback Period
Merupakan jangka waktu /periode yang
diperlukan untuk membayar kembali semua biaya-biaya yang telah dikeluarkan
dalam investasi suatu proyek. Indikator Payback Periods :
Semakin cepat kemampuan proyek mampu
mengembalikan biaya-biaya yang telah dikeluarkan dalam investasi proyek maka
proyek semakin baik (satuan waktu). Perhitungan payback belum memperhatikan
time value of money dimana : I = besarnya biaya investasi
Ab = benefit bersih yg diperoleh setiap tahunnya 23
Seperti yang telah disinggung diatas,
bahwa banyak pelaku bisnis yang masih malas dalam melakukan pencatatan setiap
transaksi yang terjadi setiap harinya. Padahal ini cukup penting untuk
kelangsungan bisnis yang anda jalankan. Pencatatan yang dituliskan dalam jurnal
adalah semua transaksi yang terjadi. Baik itu transaksi keluar maupun transaksi
masuk. Tanpa adanya pencatatan, maka akan sulit membuat sebuah laporan keuangan
bisnis yang tengah Anda jalankan.
BAB 3
PENUTUP
Pada dasarnya perusahaan yang bergerak dalam bidang
teknologi informasi mempunyai tujuan untuk mencapai keunggulan yang kompetitif,
dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, teknologi informasi telah
memasuki ke segala bidang, salah satunya dibidang bisnis. Bisnis tanpa adanya
memanfaatkan teknologi informasi tidak akan bisa maju dan terancam bangkrut.
Dengan memanfaatkan bidang teknologi informasi dalam suatu perusahaan, dapat
mendukung kemajuan bisnis dan mendapatkan keuntungan yang diinginkan.
Dengan memanfaatkan teknologi informasi di bidang
bisnis akan memberikan dampak positif yang besar untuk jalanya bisnis yang akan
dibangun. Terdapat 2 manfaat penting teknologi informasi dalam bidang bisnis
yang dapat disimpulkan dari kelompok kami.
Pertama adalah semakin majunya teknologi dan
informasi akan mendorong banyak orang untuk menciptakan peluang yang sangat
menguntungkan dan sebagai modal bisnis yang sangat menguntungkan. Kedua,
kemajuan teknologi dan informasi dapat membantu perusahaan dalam mengurangi
biaya produksi sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang besar
dengan mengeluarkan pengeluaran yang sedikit, dan mengurangi operasional
sehingga perusahaan dapat menambah jumlah produksi di setiap barang
produksinya.
Jadi peran perkembangan teknologi informasi pada
saat ini tidak bisa dipisahkan dari dunia bisnis, karena perkembangan teknologi
informasi dapat memberikan berbagai keuntungan dan kemudahan dalam menjalankan
aktivitas bisnis. Dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi di dalam
suatu perusahaan akan mampu menghemat biaya dalam semua aspek seperti tenaga
kerja, proses, pemasaran bahkan manajemen. Selain itu keuntungan lain yang
diberikan adalah dapat mempercepat perkembangan perusahaan dengan meningkatnya
margin pada perusahaan Anda.
Penulis menyadari bahwasanya
makalah yang kami buat masih memiliki banyak kekurangan, khususnya masih kurang
lengkap dalam menjelaskan besaran nomimal dari keuangan perusahaan sehingga
kami tidak dapat mengetahui lebih dalam anggaran dari perusahaan tersebut. Dan
tentunya kritik dan saran dari pembaca sangat kami terima dan harapkan demi
kesempurnaan penulisan makalah di kemudian hari.
Daftar Pustaka