Selasa, 20 Desember 2016

Prestasi Mahasiswa Universitas Gunadarma

Mahasiswa Universitas Gunadarma mengukir prestasi di tingkat internasional menjadi juara “runner up” pada ajang rancang satelit CanSat Internasional Competition 2016 di UlaanBaatar, Mongolia.
Kompetisi yang diselenggarakan pada 21-22 September 2016 di UlaanBatar, Mongolia ini diorganisir oleh Asia-Pasific Space Cooperation Orgnization (APSCO) bekerja sama dengan Information Technology, Post And Telecommunication Mongolia (ITPTA Mongolia).
Pada kompetisi ini terdapat proses peluncuran CanSat, prototipe dari satelit yang asli dan edukatif. Lalu CanSat diluncurkan oleh roket dan harus mampu mengambil dara atmosfer, seperti ketinggian, temperatur, tekanan udara, kelembapan, dll.
Tim Garuda, yang beranggotakan tujuh mahasiswa Universitas Gunadarma yang diketuai oleh Dennis Aprilla Christie, sebelumnya telah mendapat pembekalan di Kantor Pusat Teknologi Satelit (Pusteksat) LAPAN, di Rancabungur, Bogor, meliputi bimbingan teknis tentang ruang lingkup dari pengenalan hingga mensimulasikan satelit seperti desain, Assembly, Integration, and Test (AIT), dan operasi satelit. Tim Garuda menanamkan beberapa sensor dalam CanSat-nya sehingga mampu mengambil data atmosfer, seperti temperatur, tekanan udara, dan kelembapan. Serta mampu mengolah data sikap CanSat terhadap bumi, seperti posisi bujur, lintang, ketinggian, dan orientasi.
Setelah melalui proses penjurian, akhirnya Tim Garuda Universitas Gunadarma, Indonesia mendapat juara runner-up.
Purnawan Musa, selaku dosen pebimbing tim Garuda ini berkomentar, “ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan bagi kami dan warga Indonesia pada umumnya, mengingat Gunadarma baru kali ini mengikuti ajang kompetisi CanSat tingkat Internasional dan Gunadarma menjadi satu-satunya tim yang terpilih untuk mengikuti kompetisi CanSat 2016 mewakili Indonesia”.
Jadi untuk kalian para Mahasiswa Gunadarma, mari ciptakan lebih banyak prestasi! Kita bisa menjadi muda yang kreatif dan mendunia.

Minggu, 20 November 2016

Flowchart login sederhana C

Pada penulisan kali ini dimaksudkan untuk memnuhi tugas dari Algoritma & Pemrograman 3. Di kesempatan kali ini, sesuai dengan judul yang telah dibuat saya akan membuat program login sederhana menggunakan bahasa C.


#include <stdio.h>
#include <string.h>

int main(){
    //deklarasi variabel
    char uname[5], password[6];
    int ulang = 0;
    int a=0;
    for(int a=0; i<3; i++){
        printf("------------- LOGIN ---------------\n");
        printf("\nusername:");
        scanf("%s", &uname);
        printf("\npassword:");
        scanf("%s", &password);

        if ((strcmp(uname,"admin")==0)&&(strcmp(password,"123456")==0)) {
            printf("selamat datang");
        } else {
            printf("password atau username salah\n");
            ulang = ulang + 1;
        }
    }
    
    if(ulang <3){
    printf("Anda Berhasil login sebagai admin");
    }
    else{
    printf("Kesempatan login habis");
    exit(0);
    }
}

Pada program diatas digunakan perulangan for untuk membatasi agar user hanya dapat melakukan percobaan login sebanyak 3 kali. Jika user melebihi dari 3 kali percobaan maka program akan otomatis keluar. Dalam melakukan login user harus masuk menggunakan username admin dan password 123456 jika user melakukan percobaan login kurang dari 3 kali maka user telah berhasil melakukan login.



Sabtu, 19 November 2016

Matematika Informatika

TUGAS MATEMATIKA INFORMATIKA


Kelompok 5 – 2IA14 (Fungsi Numerik) : 
1.      Albertus Dwi Septianto (50415451)
2.      Bayu Tri Sulistyo(51415303)
3.      Dimas yudo mayrendra (51415940)
4.      Fajri Noor Syarif (52415447)
5.      Fantio Isdeo Margono (52415469)
6.      Guntur Adil Abdinegoro(52415953)
7.      Gusti Bayu Khamdi A.(52415961)
8.      Kurnia Bintang C. A.(53415761)
9.      Nur Irfan Eka Fadhilah (55415187)


1.      Jika diketahui an= 3n n ≥ 0 dan bn = 7, n ≥ 0. Maka jumlah an dan bn  pada n = 4 adalah ...
Jawaban :
Karena jumlah dari dua fungsi numerik adalah fungsi numerik yang harganya pada n tertentu sama dengan jumlah harga-harga dari kedua fungsi numerik n.
Cn = an + bn
Cn = 3+ 7

Jika n = 1
An = 3(4) = 81
Bn = 7
Cn = 3(4) + 7 = 88

2.      cn adalah hasil perkalian fungsi numerik dengan an = 3n – 1 dan bn = 3. maka nilai cn pada saat n bernilai 2 adalah …
Jawaban :
Cn = an * bn
Cn = (3n – 1) * 3

Jika n = 2
Cn = (3(2) – 1) * 3
Cn = (9-1)*3
Cn = 24

3.      jika nilai An dan Bn sebagai berikut :
An = 0 , 0≤n≤5
Bn = n+9, n≥2
Maka fungsi numeric untuk Tn  jika Tn = An + Bn  adalah …
Jawaban :
Tn = An + Bn
Tn = 0 + n + 9
Tn = n + 9 , 2≤n≤5

Nilai n yang digunakan pada fungsi Tn = An + Bn adalah nilai n yang sama pada kedua fungsi An dan Bn. 

4.      Jika Bn = ∆A. Dimana ∆A adalah beda maju dari An dengan nilai Bn = 3(n+1) – 3n. Maka fungsi An untuk n ≥ 0 adalah ...
Jawaban :
∆A adalah beda maju dari An . beda maju dari sebuah fungsi numerik An adalah sebuah fungsi numerik yang dinyatakan dengan ∆A, dimana harga ∆A pada n sama dengan harga An+1 – An. Jika Bn = 3(n+1)  – 3n maka An = 3n.

5.      Jika diketahui an= 2n+2 n ≥ 0 dan bn = 3n, n ≥ 0. Maka jumlah an dan bnmemiliki fungsi numerik ...
Jawaban :
Cn = an + bn
Cn = 2n+2 + 3n
Karena jumlah dari dua fungsi numerik adalah fungsi numerik yang harganya pada n tertentu sama dengan jumlah harga-harga dari kedua fungsi numerik n.

6.      Beda belakang pada suatu fungsi numeric pada n ≥ 1 dapat dinyatakan dengan …
Jawaban:
Ña =An – an-1
Beda ke belakang (backward difference) dari sebuah fungsi numerik  an  adalah sebuah fungsi numerik dinyatakan dengan Ã‘a , dimana harga Ã‘a pada n = 0  sama dengan harga a0  dan  harga  Ã‘a  pada n ≥ 1 sama dengan  An – an-1

7.      jika nilai An dan Bn sebagai berikut :
An = 2n, 0≤n≤15
Bn = 3n, n≥2
Maka fungsi numeric untuk Pn  jika Pn = An * Bn  adalah …
Jawaban :
Pn = An * Bn
Pn = 2n * 3n
Pn = 2n * 3n, 2≤n≤15

8.      Apa yang dimaksud dengan beda maju pada fungsi numeric ?
Jawaban:
Beda maju (forward difference) dari sebuah fungsi numerik  an  adalah sebuah fungsi numerik yang dinyatakan dengan   ∆a , dimana harga  ∆a  pada n sama dengan harga    an+1 - an .

9.      Berapakah hasil perkalian fungsi numerik an = 3n+2 dengan bn = 2n jika n = 2?
Jawaban :
Cn = an * bn
Cn = (3n+2) * 2n

Jika n = 2
Cn = (3(2)+2) * 2(2)
Cn = (81)*2(2)
Cn = 324

10.  Jika An = 7n dan Bn = ∆A  untuk n ≥ 0 maka fungsi numeric untuk Bn adalah …
Jawaban :

∆A adalah beda maju dari An . beda maju dari sebuah fungsi numerik An adalah sebuah fungsi numerik yang dinyatakan dengan ∆A, dimana harga ∆A pada n sama dengan harga An+1 – An. Jika An = 7n dan bn = ∆A maka Bn = 7n+1 – 7n.

Sabtu, 29 Oktober 2016

Pengaruh New Media Terhadap Masyarakat

            Menurut Mc Quail (1994: 20-6), karakteristik media baru pada umumnya melibatkan desentralisasi chanel untuk distribusi pesan, dan penambahan kapasitas untuk penyampaian  pesan, serta  pelibatan audiens secara langsung kedalam proses penyampaian pesan yang berujung pada munculnya bentuk komunikasi interaktif. Proses komunikasi yang serba digital ini membuat manusia lebih fleksibel menentukan isi pesan. Sedangkan menurut Negroponte (1995) perkembangan teknologi yang dihubungkan dengan media antara lain adalah DVD, CD Room, TV Kabel dan Internet. Dari dua pendapat ahli tersebut dapat diambil garis besar bahwa perkembangan Teknologi Komunikasi memiliki tujuan untuk mempermudah proses komunikasi yang dilakukan oleh manusia dari waktu ke waktu yang melibatkan audiens secara langsung dan luas dimana dalam proses pertukaran pesan yang dilakukan berujung pada munculnya komunikasi yang interaktif. 


            Perkembangan media baru ini akan berpengaruh terhadap regenerasi dan perkembangan masyarakat yang dulunya menggunakan media lama dalam proses interaksinya dan kemudian beralih menuju penggunaan media baru yang akan berdampak langsung pada perilaku komunikasi masyarakat dalam komunitas.


            Dari perkembangan media baru tersebut tentunya akan terdapat berbagai dampak yang terjadi pada masyarakat baik itu dampak positif maupun dampak negatifnya. 


Beberapa dampak positif dari kehadiran media baru tersebut antara lain, yaitu :


1.     Sebagai Pembawa Kebudayaan
Lewat kemampuannya untuk menyampaikan informasi secara serentak dengan audiens yang sangat luas, kehadiran media baru ini mampu dengan leluasa mengenalkan atau membawa sebuah kebudayaan yang baru atau yang sudah lama tenggelam untuk kembali muncul dan menjadi sesuatu yang baru yang patut untuk diketahui oleh masyarkat.


2.     Mengubah Pendidikan
Perkembangan Teknologi Komunikasi khususnya Internet telah membawa perubahan yang cukup signifikan dalam bidang pendidikan. Saat ini kita selaku masyarakat yang masih bergelut pada dunia pendidikan sangat diberi kemudahan dalam mendapatkan informasi apapun itu yang berkaitan dengan bidang pendidikan yang kita pelajari.


3.      Menemukan Kembali Nilai Tradisional yang Hilang
Hampir sama dengan point nomer 1, dengan kemampuannya dalam menyampaikan informasi yang begitu hebatnya, kemunculan media baru ini akan dengan sangat mudah menginformasikan kepada audiens yang luas tentang budaya atau nilai tradisional yang mungkin sudah lama hilang karena tertelan arus globalisasi. Namun dalam hal untuk membawa kembali nilai tradisional yang telah hilang itu bukan merupakan perkara yang mudah, dalam upaya melakukan hal tersebut pelaku komunikasi harus benar-benar bisa mengemas informasi tentang budaya yang telah hilang itu menjadi sesuatu yang lebih menarik saat ini.


Selanjutnya dampak negatif dari kehadiran media baru ini menurut Gunter and Harrison (1998) antara lain, yaitu :


1.      Merusak Tatanan Masyarakat
Tatanan masyarakat akan rusak ketika pengaruh kehadiran media baru ini sudah mengubah pola perilaku masyarakat dalam komunikasi sehari-harinya.


2.       Merendahkan Warisan Budaya
Selain dapat membawa kembali nilai tradisional yang telah hilang, kehadiran media baru juga akan dapat merendahkan warisan budaya yang telah ada ketika pengaruhnya telah mendarah daging dalam diri masing-masing individu dimana pengaruh yang berupa informasi itu datang dari budaya lain yang tidak sesuai dengan budaya yang seharusnya ada dalam audiens yang bersangkutan.


3.      Deformasi Pikiran Kaum Muda 
Kehadiran media baru ini dapat merubah bentuk pikiran-pikiran muda menjadi lebih berorientasi kepada sifat kapitalisme akibat dari konten-konten yang terdapat dalam media baru ini.


4.      Modernisasi, Industrialisasi, Urbanisasi dan Transportasi
Merusak Modernisasi ketika pengaruh media baru ini hanya membawa masyarakatnya ke kehidupan Hedonisme dan melupakan sifat asli budayanya.
Merusak Industrialisasi ketika pengaruh media ini hanya berorientasi kepada kemajuan dibidang industri tanpa memperhatikan efeknya pada lingkungan.
Proses Urbanisasi menjadi hal yang buruk ketika media baru menyampaikan informasi yang terlalu melebih-lebihkan keadaan di sebuah kota yang mengakibatkan para penduduk desa tertarik untuk mengadu nasib di kota besar namun mereka tidak mempunyai kemampuan yang harus dimiliki ketika harus berpindah ke kota.
Transportasi akan semakin buruk ketika sebuah kota semakin penuh dengan manusia akibat dari Urbanisasi yang buruk.


5.      Kualitas Perbincangan
Kualitas Perbincangan secara tatap muka akan menurun ketika masyarakat sudah terbiasa berkomunikasi secara virtual dengan orang lain sehingga saat bertatap muka masyarakat akan lupa dengan aspek-aspek komunikasi antarpersonal yang semestinya.


6.      Propaganda dan Mobilisasi
Media ini seiring berjalannya wakti ditakuti akan dijadikan sebagai alat potensial untuk propaganda politik dan mobilisasi kepentingan-kepentingan dari para penguasa.


            Berbicara tentang pengaruh kemunculan media baru terhadap perilaku manusia tentunya akan tidak lengkap jika kita melupakan aspek Komunitas yang terbentuk akibat munculnya media baru ini. Perkembangan Teknologi Komunikasi terutama internet memiliki pengaruh besar dalam terbentuknya sebuah komunitas yang kita kenal sebagai Komunitas Virtual yang pertama kali oleh Rheingold dalam bukunya The Virtual Community : Homesteading pada Electronic Frontier (2000). Dalam bukunya, Rheinhold menyebutkan bahwa Komunitas virtual adalah kumpulan atau sekelompok orang yang muncul berdasarkan adanya kepentingan yang sama oleh berbagai pihak dan timbulnya interaksi secara berkesinambungan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam komunitas tersebut. Komunitas ini terbentuk bukan lewat dunia nyata melainkan lewat dunia maya karena interaksi antar anggotanya yang intens di dunia maya sehingga menjadikan mereka memiliki kesenangan yang sama.


            Namun dengan adanya Komunitas Virtual ini bagaimana eksistensi Komunitas Organik yang lebih menggambarkan suatu kelompok yang benar-benar nampak dalam kehidupan nyata ? Kelompok yang dapat dilihat dan dirasakan secara langsung baik oleh anggotanya maupun orang ini. Kelompok Organik lebih menginginkan sosialisasi secara langsung / nyata guna menentukan tujuan kelompok dan membahas isu yang beredar. Namun seperti yang kita sebutkan di awal, apakah dengan kehadiran media baru ini sebagai pelopor munculnya Komunitas Virtual masyarakat akan tetap merindukan adanya Komunitas Organik ?


            Menurut Van Dijk (1998:45) secara lebih detail terdapat perbedaan karakteristik antara Komunitas Virtual dan Komunitas Organik, yang mana pada Chapter ini dijelaskan sebagai berikut :


Komunitas Virtual memiliki karakteristik, yaitu :
a. Orang-orang di komunitas virtual melakukan hampir segala sesuatu yang orang lakukan dalam kehidupan nyata. 
b. Tidak peduli dengan pertimbangan-pertimbangan waktu dan tempat..
c. Parabahasa berkembang dengan baik
d. Pluralistik dan heterogen dalam komposisi. 


Sementara itu Komunitas Organik memiliki karakteristik, yaitu :
a. Komunitas organik dapat dicirikan oleh ikatan yang kuat di antara anggota mereka. 
b. Didasarkan pada waktu dan tempat
c. Adanya perkembangan verbal dan nonverbal
d. Merefleksikan keanggotaan yang homogeny. 

Maka pada akhirnya pilihan itu akan jatuh kepada masing-masing individu itu sendiri untuk menentukan.