MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
KUNJUNGAN KE MUSEUM BANK INDONESIA
KELOMPOK :
1.
ARDHI
PUTRA MAHARDIKA (50415938)
2.
NUR
IRFAN EKA FADHILAH (55415187)
3.
ADRIAN
SYAHPUTRA ( )
4.
WAFI
PANDEGA ( )
Pada tugas
Ilmu Budaya Dasar kali ini kami mengunjungi museum Bank Indonesia sebagai bahan
untuk penulisan makalah. Museum Bank Indonesia adalah museum yang dibuat agar
para pengunjung dapat mengetahui tentang perekonomian dari masa ke masa. Dari
masa Penjajahan sampai masa Sekarang(reformasi). Museum Bank Indonesia sendiri
diresmikan oleh presiden ke-6 yaitu Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 21
Juli 2009. Untuk bisa masuk ke dalam museum Bank Indonesia kita hanya cukup
membayar Rp 5.000 dan bagi pelajar ataupun mahasiswa bisa di gratiskan dengan
hanya cukup menunjukkan kartu pelajar. Jadwal buka Museum Bank Indonesia selasa-jumat
mulai pukul 10.00-16.00 WIB sedangkan Sabtu-Minggu mulai pukul 10.00-17.00.
Pertama
ketika kita masuk ke dalam museum Bank Indonesia harus membeli tiket nya
seharga Rp 5.000 jika pelajar maka akan gratis masuk ke dalam museum Bank
Indonesia. Setelah selesai membeli tiket tersebut kita diharuskan menitipkan
barang berharga kita ke tempat penitipan barang dan selama di dalam museum Bank
Indonesia kita tidak boleh membawa minuman ataupun makanan.
Setelah
masuk pertama kita akan disuguhkan seperti Virtual Reality disitu bisa bermain
dengan mengambil logam-logam setelah itu bisa kelihatan besaran logam itu
secara nyata. Setelah selesai masuk lebih ke dalam disana kita diperlihatkan
dengan baju-baju para penjajah dan pahlawan, dari penjajah terdapat baju
tentara dari jepang dan tentara dari Belanda.
Lalu setelah di perlihatkan dengan
baju-baju tentara, kita disuguhkan dengan biorama bagaimana tata cara meminjam
uang ke Bank pada masa penjajahan . Lalu setelah masuk lebih kedalam lagi
disana terdapat gambaran mengenai bagaimana perjalanan perekonomian Indonesia
dari masa Penjajahan, masa orde lama, orde baru yaitu dimana kondisi pada saat
perekonomian Indonesia mengalami Defisit yang sangat tinggi sampai menyebabkan
terjadi nya inflasi yang sangat tinggi.
|
Logo Bank Indonesia
|
Melangkah maju ke ruang selanjutnya,kita dapat melihat beberapa aspek menarik
dari bank ini, salah satunya adalah metamorfosa dari Logo Bank Indonesia. Logo
Bank Indonesia ternyata berubah-ubah selama beberapa periode. Logo Bank
Indonesia identic dngan huruf “BI” yang merupakan singkatan dari bank
Indonesia. Gambar di samping merupakan gambar metamorfosa BI dari waktu ke
waktu. Logo Bank Indonesia sebenarya berdasar pada logo De Javaneshe Bank dan
telah berubah-ubah seiiring berjalanna waktu. Dai tahun 1953 sampai tahun 2005,
logo bank Indonesia telah mengalami perubahan sebanyak 7 kali. Dan gambar di
atas menunjukan perubahan logo BI namun sebenarnya BI juga menggunakan logo
dengan gambar menyerupai uang-uang terbitan Bank Indonesia. 3 logo terakhir
adalah logo yang digunakan sebagai logo korporat.
Dalam gedung ini, tidak hanya
koleksi yang dipamerkan. Namun perjalanan sampai terbentuknya BI dan
museum BI pun turut di pamerkan. Bahkan perjalanan sampai uang ditemukan pun
turut dipamerkan. Diruangan selanjutnya, merupakan ruangan historis tentang
perjalanan para penjelajah dunia mencari rempah-rempah di nusantara. Terdapat
koleksi replika kapal laut, rempah-rempah, dan biografi para penjelajah dunia
yang terkenal seperti Christoper Colombus, Laksamana Cheng-Ho, Marcopolo, dll.
Perjalanan terbentuknya BI memang tidak terlepas dari ditemukannya mata uang
sebagai alat tukar- menukar dalam kehidupan di dunia. Dalam mencapai hal itu,
Indonesia menghadapi banyak permasalahan. Seperti ketika masa penjajahan yang
terjadi pada masa lalu. Hal ini merupakan salah sau faktor penggerak
terbentuknya Bank Indonesia.
|
Mata Uang Zaman
Dahulu
|
Ruangan selanjutnya merupakan ruangan
Numismatik,. Perkembangan bank indonesia juga tidak terlepas dari kemerdekaan
Indonesia. Mata uang ketika masa penjajahan di Indonesia merupakan mata uang
yang digunakan oleh negara asing. Yaitu mata uang jepang dan mata uang hindia
belanda. Namun pada tanggal 30 Oktober 1946 diterbitkan Oeang Republik
Indonesia (ORI) sebagai pengganti mata uang asing tersebut. Dalam museum ini,
terdapat koleksi mata uang yang berlaku pada pemerintahan Indonesia dari
semenjak mata uang ketika Indonesia masih menggunakan mata uang hindia belanda,
sampai mata uang Indonesia yang kita pakai sekarang ini. Museum ini juga
memperlihatkan koleksi uang-uang koin yang beredar. Dalam ruangan ini, kita
dapat melihat uang ini dengan kaca pembesar.
|
Replika Emas
|
Selain mata uang, museum ini juga memamerkan replika emas
cadangan BI yang dipamerkan dalam sebuah ruangan Ala- brangkas penyimpanan
uang. Dalam ruangan ini kita dapan menggenggang emas yang dipamerkan pada
sebuah etalase berbentuk kota. Emas yang dipamerkan dibuat sesuai bentuk asli
emas batangan dan beratnya pun dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai
aslinya. Mungkin ini dimaksudkan agar pengunjung dapat mengetahui bagaimana
bentuk dan berat emas yang asli.
Setelah kita selesai melihat sejarah
perkembangan uang dari penjajahan sampai sekarang dan melihat emas replika kita
disuguhkan dengan foto-foto gubernur Bank Indonesia mulai dari yang pertama
sampai yang terakhir. Disan juga terdapat foto Wakil Presiden Boediono yang
dahulu pernah menjabat sebagai gubernur bank Indonesia
Setelah selesai melihat foto-foto
para gubernur Bank Indonesia selesai juga perjalanan kita di museum Bank
Indonesia.
Inilah foto
depan gedung museum Bank Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar